Headline News

header-int

Komisi III DPRD Pessel Kunker ke Kota Bogor, Ini Hasilnya

Jumat, 18 Okt 2019, 12:07:25 WIB - 97 | Dodi Amelta
Komisi III DPRD Pessel Kunker ke Kota Bogor, Ini Hasilnya

Painan, www.dprd.pesisirselatankab.go.id - Pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pessel melakukan kunjungan kerja ke Kota Bogor, Kamis (17/10/2019) ke Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor. Kunker ini bertujuan untuk mempelajari program apa saja yang bisa diadopsi untuk peningkatan dan optimalisasi pembangunan di Pessel.

Novermal, SH, anggota Komisi III DPRD Pessel yang juga hadir saat melakukan kunjungan kerja tersebut menyampaikan via WA ke admin www.dprd.pesisirselatan.go.id, ada program yang bisa kita buat di Pessel untuk masyarakat, yakni penataan taman dalam kota dan penanganan banjir.

"Kita juga bisa membentuk Satgas untuk menjaga taman-taman yang rancak itu dari pengrusakan tangan-tangan jahil yang bertugas 24 jam, dan yang terpenting adalah bagaimana kita bisa membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian dan keamanan taman. "Semua pihak wajib menjaga taman," ujarnya.

Bagi pengunjung taman juga harus dilindungi dari resiko pohon tumbang. "Pohon-pohon pelindung yang rawan tumbang yang ada di Pessel juga harus diasuransikan, guna mengantisipasi kerugian masyarakat yang tertimpa pohon tumbang, termasuk santunan bagi yang meninggal dunia," ujarnya.

Lebih jauh disampaikan Novermal, SH, di bidang tata kelola drainase kota, Dinas PUPR Kota Bogor punya program unggulan yang perlu diadopsi, yaitu membuat masterplan drainase kota. "Dengan adanya masterplan drainase tersebut, pembangunan jaringan drainase kota menjadi komprehensif, berkelanjutandan dapat meminimalisir potensi banjir yang hampir tiap tahun di Pessel kebanjiran," ujarnya lagi.

"Untuk itu, saya selaku anggota DPRD Pessel di Komisi III bersama anggota DPRD Pessel lainnya akan mencoba menerapkan program tersebut, agar masyarakat Pessel terhindar dari masalah banjir yang sering melanda daerah ini," tegasnya.

Tak hanya itu, tambah Novermal lagi, juga perlu didorong pembangunan sumur-sumur resapan di rumah-rumah atau bangunan yang akan dibangun di Pessel. "Di Bogor, setiap bangunan dengan tutupan atap 60 meter persegi diwajibkan membuat 1 sumur resapan diameter 1 meter dengan kedalaman 3 meter," jelasnya. "Sehingga air hujan tidak langsung lagi menjadi sumber banjir," tegasnya.

"Untuk program Ecodrain ini bisa dicatelkan waktu pengurusan IBM bangunan," ujar Novermal sembari mengatakan, itu harus ada payung hukumnya. *

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan
© 2020 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Follow Me : Facebook Youtube